Minggu, 27 Desember 2015

Mijn Liefde (Een briefje in het Nederlands)

A-ha! Ik wil iets schrijven. Het is niks bijzsonders maar ik maak het bijzonder (?)
Het is een briefje voor iedereen die iemand mist en 't is ook voor jouw (?) Hahaha ~
Lees maar ;)


MIJN LIEFDE

Lieve Liefde,

Dag!
Hoe gaat het met je?
Ik hoop dat met je alles goed is

Hmmm...
Ik vraag me af wat je nu doet.
Ben je nu aan mij aan het denken? Hahaha
Omdat ik altijd aan je denk

Weet je dat ik je mis?
Ja, ik mis je!
Waar ben je nu?

Ik ben hier alleen
Ik wil hier bij je zijn

Ik wil graag met je spelen
Wanneer zullen we weer samen zijn?

Je moet weten dat ik altijd van je houd.
Snap je?

Nou ...
Ik ben hier op jou aan het wachten

Uh, ik heb geen meer woorden om te zeggen.
Kom maar terug, mijn schatje!


Veel Liefs,
Jouwe



Door: Ery Lukito Dewi
Zondagavond, om 23:21

Mahkota Bunga

Again! This is my very simple drawing. I used Paint application. I made it myself..
Sepertinya indah bila menjadi bunga ...
Banyak orang menyukai bunga
Tapi aku sangat kagum dengan mahkota yang ia miliki
Bunga indah karena warna dan bentuk mahkota yang ia miliki

AKU INGIN SEPERTI BUNGA!
Indah ...
Cantik ...

TAPI AKU JUGA TIDAK INGIN MENJADI BUNGA!
Jangan bunuh aku dengan cara memetikku!
Aku tidak ingin layu!
Aku ingin semua orang tersenyum melihat keindahanku!

Namun ...
Aku ingin sekali menjadi mahkota bunga!
Terutama untukmu ~


Aku ingin menjadi "Mahkota Bungamu"
Mahkota bukan sembarang mahkota ...
Mahkota yang tidak hanya
Menjadi penghargaan atau hadiah saat ajang kecantikan ...

Melainkan ...
Mahkota yang dijadikan hadiah sebagai pemenang hati kamu ~

Mahkota ajang kecantikan bisa dipindahtangankan.
Namun mahkota ini bersifat permanen!
Karena aku wanita
Dan akulah bunga!

Namun ....
Aku tidak akan lengkap jika tidak ada satu bagian
Khususnya mahkota itu

"Berikanlah aku 'mahkota' itu dan aku siap menjadi Mahkota Bungamu @>---"


Oleh: Ery Lukito Dewi
Minggu yang memendungi hati, pukul 22:11 WIB

TINTA BARU


Ah.. Sudah habis
Aku butuh yang baru
Kamu sudah tidak berguna!
Kamu pun juga sudah tak berfungsi lagi!

Pyuuuhhh..


Dadaaah...!
Kau kubuang jauh
Kau kubuang jauh entah kemana

Dan...
Saat ini aku ingin yang baru

Hey, sekarang aku telah mendapatkannya!

Kau....
Akan kulupakan, Lama
Selamat tinggal!
Kita tidak akan bertemu lagi



Note: Puisi yang saya buat ini bercerita tokoh 'Aku' yang telah melupakan kawan lamanya karena baginya, kawan lamanya ini sudah tidak berarti baginya sehingga ia menjauhi kawan lamanya. Selain itu, tokoh 'Aku' juga telah mendapatkan teman baru yang menurutnya lebih penting dan berarti. Kawan lama dalam puisi ini saya beri nama 'Lama'. Saya menggambarkan cerita ini dengan Tinta Baru (tinta pena baru).

Oleh: Ery Lukito Dewi
Minggu Mendung pukul 20:36 WIB

Sabtu, 26 Desember 2015

Cinta dalam Bunga

This is my first simple drawing. It's not really good because I can't draw well but I just want to illustrate what this poem is about

Cinta dalam Bunga
"Love in A Flower"

Adakah unsur di dalamnya?
Sebuah benda abstrak
Yang hanya kita rasakan
Namun 'itu' berada dalam sebuah makhluk hidup

Apa itu?
Mengapa...
Hal itu bisa di dalam hal yang lain?

~Bunga...
Terdapat kelopak, kepala sari, benang sari
Benang sari, kepala putik, tangkai putik,
Bakal biji di dalamnya
Dan bagiku, yang terpenting dari bunga
Adalah MAHKOTA indahnya

TAPI.....
AKU MELIHAT ADA HAL LAIN!

Aku harap...
Dengan bunga ini
Engkau akan mengerti



Note: Puisi yang saya buat ini becerita tentang Bunga sebagai Perlambang dan Tanda Cinta. Tokoh 'Aku' ini ingin memberikan sekuntum bunga kepada seseorang yang ia sayang. Namun bunga ini bukanlah bunga biasa, ada kandungan lain di dalamnya, yaitu tanda cinta dan rasa sayang 'Aku' kepada seseorang yang iya puja. Dan tokoh 'Aku' berharap, dengan bunga yang ia berikan tersebut mampu membuat seseorang yang ia sayangi mengerti apa yang 'Aku' rasakan.

Oleh: Ery Lukito Dewi
Sabtu Malam Menyendiri pukul 19:19 WIB

Sesungguhnya Kau Adalah Seni Terindah Tuhan

Ku suka seni ...

Bagiku... Seni adalah hal yang paling indah~
Semua keindahan ada di dalamnya.

Indahnyaaa menjadi seorang seniman
Karena kurasa melalui karya senilah
Aku mampu meluapkan ekspresiku, perasaanku, pikiranku, dan emosiku.

Suatu hari....
Ku melihat wujud yang sangat mempsona
Yang membuatku bertanya-tanya
Bagaimana karya seni itu tercipta.

"Karya seni macam apa ia?"
"Mengapa ia begitu menarik mataku untuk terus memandanginya?"
"Tuhan, sungguh ku mencintai hasil karya seni itu!"

BENAR!
Seni benar-benar membutakan mataku akan keindahan bentuk, wujud, dan teksturnya.

Lalu ku berfikir sejenak
Dan aku putuskan untuk selalu mengagumi "karya seni" itu.

Menurutku ....
Karya seni yang sangat indah yang pernah kulihat itu hanyalah KAU.
KAMU? Memang benar KAMU, sayang~
Mengapa KAMU?
Karena bagiku, kamulah hasil karya seni ciptaan Tuhan yang terindah setelah Alam Semesta.

Dan satu hal yang harus kau tahu!
Seniman favoritku adalah TUHAN PENCIPTA ALAM SEMESTA DAN KAMU.
Mengapa demikian?
Karena Tuhan menciptakan SEMESTA SENI yang menakjubkan
Yang tak pernah kuduga sebelumnya.

Indahnyaaaa memandangi dirimu
Kau sama indahnya dengan alam semesta~

Aku adalah pengagum alam semesta
Dan sejak kau hadir sebagai karya seni Tuhan lainnya ...
Aku pun ingin memiliki karya seni Tuhan yang berwujud KAMU.

Terima kasih, Tuhan
Engkau dan karya-Mu begitu indah dan sangat kupuja.


Oleh Ery Lukito Dewi
Sabtu Senja, pukul 17:08

Sabtu, 17 Januari 2015

Di mana dan Ke mana

Dalam benakku
Dalam firasatku
Dalam pikiranku
Ada sesuatu yang terjadi sebelumnya
Yang sungguh indah..

Tapi, dimana kamu?
Kemana kamu?
Dimana dirimu berada?
Aku bukan Tuhan yang bisa hidup sendiri!
Temani aku disini.
Jangan jadikan tempat ini menjadi sejarah yang sepi
Tanpa keberadaanmu disini

Aku mohon kembali
Tempat ini
Adalah tempat dimana kita membuat rangkaian cerita
Cerita yang amat luar biasa

Namun kini, dimana cerita itu? Kemana cerita itu Kau bawa?
Jangan biarkan aku membuat cerita dengan orang yang berbeda nantinya.

Kamis, 08 Januari 2015

Perangkap dalam Kehidupan

"Benda apa ini?
Mengapa aku bisa berada disini?
Apakah aku terperangkap?
Terperangkap!
Ya, Aku terperangkap karena ini!
Kenapa Aku sulit untuk bebas dari perangkap ini?
Bebaskan Aku!
Mohon lepaskan aku!
Biarkan aku pergi untuk melanjutkan hidupku!!!"

Mungkin itu yang diucapkan oleh ikan-ikan yang ditangkap oleh para nelayan di laut sana.

Dari sini, Aku menyadari betapa pentingnya kebebasan dalam kehidupan.
Dan Aku harap, manusia tidak menciptakan perangkap untuk sesamanya jika ia benar-benar tahu arti kebebasan.